Pelaksanaan Vaksin AstraZeneca Dosis pertama Di puskesmas Samboja

Pelaksanaan Vaksin AstraZeneca Dosis pertama Di puskesmas Samboja

Kamis 26/08/2021, Sedang berlangsung kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk Dosis 1 (pertama) di Puskesmas Samboja , Jenis vaksin pertama ini yaitu vaksin Astra Zeneca dengan jumlah sasaran 240 Dosis.

Vaksin AstraZeneca yang tebuat dari virus hasil rekayasa genetika yang secara umum memiliki efikasi yang sangat baik , kemampuan dalam membangkitkan imunogenitas diatas 94% . Hasil penelitian terdapat orang yang telah menerima VaksinAstraZeneca menunjukkan, 63,09% melindungi hingga tidak bergejala, dan 100% mencegah gejala berat .

Pada saat kegiatan berlangsung Bapak Misran ,SKM selaku pimpinan puskesmas memberikan arahan kepada masyarakat agar  tetap menjaga jarak, memakai masker dan juga tertib dalam aturan Protokol Kesehatan , Masyarakat yang hadir terlihat sangat memperhatian arahan dari pimpinan puskesmas sehingga selama kegiatan berlangsung masyarakat dengan sangat tertib melaksanakan protokol kesehatan serta pelaksanaan vaksinasi di puskesmas samboja di bantu oleh petugas kesehatan , dan juga pihak keamanan.

ALUR MEJA PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS SAMBOJA :

  1. Meja Pertama

Pendaftaran

Terdapat petugas kesehatan untuk melakuan pendaftaran dan di minta untuk mempersiapkan KTP , disini petugas memanggil sasaran penerima vaksinasi ke meja pertama sesuai dengan nomor urutan kedatangan, selanjutnya di arahkan untuk pindah ke meja selanjutnya

  1. Meja Kedua

Skrining

Pertugas melakukan Skrining Kesehatan dengan memeriksa fisik seperti , melakukan tensi, suhu tubuh, saturasi Oksigen , tes darah,  dan juga wawancara terkait kesehatan individu, seperti berat badan , tinggi badan , golongan darah .

  1. Meja Ketiga

Anamnesa

Pada tahap ini dilakukan komunikasi atau dialog antar dokter, staf medis yang bertujuan untuk mengumpulkan data tentang masalah kesehatan dan medis masyarakat sehingga dapat mengidentifikasi perkiraan diagnosis/masalah medis yang di hadapi.

  1. Meja Keempat

Pelayanan Vaksinasi,

Vaksinasi dilakukan oleh Vaksinator kepada penerima vaksin, disini vaksin Covid-19 diberikan secara intra muskular atau melalui lengan sebelah kiri sesuai prinsip penyuntikan aman .

  1. Meja kelima

Petugas menerima memo untuk memasukkan hasil vaksin dengan jenis vaksin dan nomor batch vaksin . Pasien di lakukan observasi dengan menunggu selama 15 menit untuk mengantisipasi tejadinya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Kemudian Setelahnya di berikan kartu vaksin oleh petugas .

Setelah melakukan vaksin pertama dengan jenis AstraZeneca, Disarankan untuk menerima vaksin kedua dengan dosis vaksin dari jenis vaksin yang sama, menerima dua dosis vaksin Covid-19 akan memberikan tubuh perlindungan yang maksimal terhadap kemungkinan infeksi dan kompikasi akibat virus Corona, juga partisipasi Anda dalam program vaksinasi ini juga akan mempercepat pembentukan Herd Immunity guna mengakhiri Covid-19 di masa pandemi ini,

Tetapi juga perlu di ingat bahwa menerima vaksin bukan berarti sepenuhnya terlindungi dari virus Corona, tetapi juga tetap perlu menerapkan protokol kesehatan dengan sering-sering mencuci tangan, selalu mengenakan masker saat berada diluar rumah , menjaga jarak aman, juga menghindari keramaian dengan berdesak-desakan .

 

Pelaksanaan Vaksinasi ke dua di Puskesmas Samboja

Pelaksanaan Vaksinasi ke dua di Puskesmas Samboja

Pelaksanaan vaksin ke dua Covid-19 di Puskesmas Samboja pada hari Selasa, 24 Agustus 2021 pukul 08.00-12.00. Vaksin di berikan kepada masyarakat yang sudah mendapatkan dosis 1 pada tanggal (02/07/2021) dan (03/07/2021) di puskesmas Samboja . Pada vaksinasi ke dua terdapat sebanyak 170 dosis, masyarakat di haruskan untuk membawa kartu vaksin dan ktp  .

Pada pelaksanaan tersebut masyarakat terlihat mematuhi protokol kesehatan yang ada , dengan menggunakan masker , menjaga jarak, dan juga tertib dalam pelaksanaan vaksin tersebut , pelaksanaan di bantu oleh petugas kesehatan Puskesmas Samboja dan juga pihak keamanan .

Tujuan Vaksinasi ini untuk memberikan kekebalan pada seseoang terhadap virus Covid-19 , dengan adanya vaksinasi ini semoga bisa mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia . Untuk menghadapi pandemi ini masyarakat di haruskan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 , tetapi juga tetap tidak mengabaikan protokol kesehatan yang ada, karena penanganan pandemi tidak bisa di lakukan secara tunggal , tetapi juga komprehensif dengan melibatkan prokes yang ketat demi mengurangi angka kesakitan ataupun kematian yang terjadi pada situasi pandemi saat ini . 

Pelaksanaan Dosis Vaksin Sinovac di Kelurahan Amborawang Laut wilayah Kerja Puskesmas Samboja

Pelaksanaan Dosis Vaksin Sinovac di Kelurahan Amborawang Laut wilayah Kerja Puskesmas Samboja

HARI SABTU 21/08/2021 mulai pukul 08.00 – 14.30 TELAH DILAKSANAKAN PROGRAM PEMERINTAH MELALUI PELAKSANAAN VAKSIN COVID-19 DI Kelurahan Ambrawang Laut Kecamatan samboja yang di ikuti oleh masyarakat kelurahan amorawang laut dan kelurahan Salok api laut dengan jumlah sasaran 250 dosis vaksin Sinovac, pelaksana tersebut di bantu dilakukan oleh petugas kesehatan atau tim Vaksin Covid Puskesmas Samboja dan juga di bantu oleh para kader desa beserta pemerintahan setempat (Kelurahan Amborawang Laut) serta Pihak Keamanan yang terdiri dari Bhabinsa dan Bhabinkhamtibmas . Adapun pelaksanaan Vaksin Covid dosis kedua yang di lakukan di hari itu sesuai dengan batasan umur antara 18-65 tahun dan ada beberapa pasien yang tertunda pemberiannya di karenakan adanya komorbid yang di derita, kegiatan  pelaksanaan vaksin tersebut juga berjalan dengan baik walaupun tidak memenuhi sasaran target yang sudah di vaksin pada dosis pertama .

Setelah dilakukan pemberian vaksin Covid-19  tidak terdapat KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang menimbulkan efek yang membahayakan kesehatan masyarakat yang telah di vaksin .

Beberapa Peserta vaksin menanyakan tentang pembagian dosis pertama , karena dari beberapa keluarga masyarakat masih banyak yang belum melakukan vaksinasi dosis ke 1 .Kegiatan vaksinasi tersebut di lakukan dengan mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak , memakai masker dan juga mencuci tangan sebelum memasuki ruangan . Di harapkan seluruh Masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan walaupun sudah melakukan vaksinasi .

Penyuluhan Kesehatan Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Samboja

Penyuluhan Kesehatan Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Samboja

PENYULUHAN PHBS 6 LANGKAH CUCI TANGAN DAN CARA MEMAKAI MASKER YANG BAIK

Dalam Indikator PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) salah satunya mencuci tangan dengan air mengalir dengan sabun yang merupakan sekumpulan perilaku yang dilakukan karena kesadaran dari hasil pembelajaran, yang membuat individu atau keluarga dapat menjaga dan memelihara kesehatan serta berperan aktif untuk mewujudkan masyarakat sehat. Virus Corona ini menyebar dari cairan yang biasanya disebut droplet atau cairan pernafasan yang keluar saat batuk dan bersin. Maka dari itu pemerintah menganjurkan dan mewajibkan masyarakat untuk selalu memakai masker dan selalu cuci tangan dengan benar. Di masa Pandemi sekarang ini, masyarakat dihimbau untuk selalu rutin mencuci tangan guna mencegah penularan covid-19.  Salah satu pilar utama dalam Indonesia Sehat dan merupakan salah satu strategi untuk mengurangi beban negara dan masyarakat terhadap pembiayaan kesehatan yaitu PHBS (Kemenkes RI, 2014) 

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan upaya yang direkomendasikan untuk mencegah penyakit, dengan pertimbangan bahwa sabun mudah diperoleh dan terjangkau. CTPS yang benar adalah dengan memakai sabun dan air mengalir. Alasan dibaliknya adalah bahwa sabun terdiri dari rantai karbon hidrofobik yang melekat pada kuman di tangan yang disabuni dan membentuk molekul yang sangat halus. Ketika tangan dibilas air, sabun menggelontorkan molekul tersebut bersama kuman dan air bilasan. Dengan mekanisme inilah sabun mampu memutuskan rantai penyebaran kuman penyebab penyakit menular. Tangan kita merupakan bagian tubuh yang paling aktif dipergunakan dalam kehidupan seharihari. Sering kali tidak disadari betapa banyak benda yang disentuh selama kurun waktu 1 jam saja ,
Kegiatan penyuluhan PHBS ini di lakukan pada 9 kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas samboja, Pada saat kegiatan, masyarakat sangat memperhatikan dari penjelasan yang telah di sampaikan , membahas mengenai “tepung selaci puput”, trnyata banyak yang belum mengetahui apa itu “tepung selaci puput” ,lalu kemudian di jelaskan bahwa tepung selaci puput termasuk dalam 6 langkah cuci tangan yang baik dan benar , yaitu Telapak tangan , Punggung tangan , sela-sela jari, kunci, putar dan kemudian putar lagi tetapi dengan gerakan yang berbeda ,  kemudian mengarahkan masyarakat untuk  memperagakan cara mencuci tangan yang baik dan benar agar masarakat selalu ingat dengan cara 6 langkah mencuci tangan.
Dengan adanya kegiatan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan, masyarakat mulai mengetahui pentingnya mencuci tangan . Masyarakat yang sebelumnya belum mengetahui 6 langkah mencuci tangan yang benar kemudian menjadi tau , dan akan mulai membiasakan diri untuk mencuci tangan. Kami mengharapkan dengan kegiatan ini masyarakat bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari agar menjauhkan dan menghindari diri mereka dari serangan penyakit khususnya Virus Corona .

Copyright pkmsamboja.com© All rights reserved | Theme by pkmsamboja.com 2024

ALAMAT

  • Jl. Balikpapan Handil No.2 RT4 Sungai Seluang, Kec Samboja. Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur 75274
  • (0541) 7895762

LOKASI